{
    "title": "Rata-rata jumlah anak per keluarga",
    "props": {
        "ind_data": {
            "id_indikator": "362",
            "nama_indikator": "Rata-rata jumlah anak per keluarga",
            "definisi_operasional": "Rata-rata jumlah anak per keluarga adalah indikator demografis yang mengukur jumlah rata-rata anak yang lahir dalam sebuah keluarga. Ini adalah salah satu ukuran yang digunakan untuk memahami tingkat kelahiran dalam suatu populasi atau wilayah. Indikator ini dapat memberikan gambaran tentang tren pertumbuhan penduduk dan dinamika keluarga dalam suatu masyarakat.",
            "level": "1",
            "id_main_indikator": null,
            "id_skpd": "29",
            "nama_keluaran": "IKD",
            "id_satuan": "6",
            "id_akses": "1",
            "id_periodik": "1",
            "metadata": [
                {
                    "id_metadata": "9",
                    "nama_metadata": "Konsep",
                    "key_metadata": "konsep",
                    "keterangan": "Ide yang mendasari data dan tujuan data tersebut diproduksi",
                    "status": "1",
                    "timestamp": "2022-12-13 08:54:10",
                    "value": " Indikator Rata-rata jumlah anak per keluarga adalah ukuran yang menggambarkan rata-rata jumlah anak yang dimiliki oleh setiap keluarga dalam suatu wilayah tertentu. Indikator ini memberikan gambaran tentang pola fertilitas, struktur keluarga, dan dinamika kependudukan.  1. Definisi Rata-rata jumlah anak per keluarga dihitung dengan membagi total jumlah anak dalam suatu wilayah dengan total jumlah keluarga di wilayah tersebut.  2. Rumus Perhitungan Rata-rata Jumlah Anak per Keluarga = Jumlah Total Anak Jumlah Total Keluarga Rata-rata Jumlah Anak per Keluarga=  Jumlah Total Keluarga Jumlah Total Anak ​   3. Tujuan Demografi: Mengukur tingkat fertilitas keluarga dan populasi di wilayah tertentu. Perencanaan Kebijakan: Membantu pemerintah dalam merancang kebijakan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga. Pembangunan Sosial: Mengidentifikasi tren ukuran keluarga yang relevan untuk program sosial dan ekonomi. 4. Faktor yang Mempengaruhi Budaya dan Nilai Sosial: Preferensi keluarga besar atau kecil. Kesejahteraan Ekonomi: Tingkat pendapatan keluarga memengaruhi keputusan memiliki anak. Akses pada Layanan Kesehatan: Ketersediaan kontrasepsi dan layanan kesehatan reproduksi. Pendidikan: Tingkat pendidikan, terutama perempuan, berkorelasi dengan jumlah anak yang dimiliki."
                },
                {
                    "id_metadata": "13",
                    "nama_metadata": "Metodologi",
                    "key_metadata": "metodologi",
                    "keterangan": "Tahapan dalam pengumpulan data dan rumus\/formula yang digunakan dalam perhitungan",
                    "status": "1",
                    "timestamp": "2023-01-09 04:03:12",
                    "value": "Metodologi untuk menghitung rata-rata jumlah anak per keluarga biasanya melibatkan pengumpulan data mengenai jumlah anak di setiap keluarga dalam suatu populasi atau sampel. Berikut adalah langkah-langkah umum yang dapat diikuti untuk menghitung rata-rata jumlah anak per keluarga:  1. Pengumpulan Data:  Kumpulkan data dari keluarga-keluarga dalam populasi atau sampel yang akan dianalisis.  2. Penyusunan Data: Susun data yang telah dikumpulkan dalam bentuk yang terstruktur, seperti dalam tabel atau spreadsheet.  3. Perhitungan Rata-rata: Jumlahkan semua jumlah anak yang ada dalam data tersebut.  4. Analisis dan Interpretasi: Analisis hasil perhitungan rata-rata untuk mendapatkan pemahaman tentang kecenderungan rata-rata jumlah anak per keluarga dalam populasi atau sampel tersebut.  5. Pembandingan dengan Tujuan atau Standar: Jika ada tujuan atau standar yang ingin dicapai dalam hal rata-rata jumlah anak per keluarga, bandingkan hasil perhitungan dengan tujuan atau standar tersebut.  6. Pelaporan Hasil: Laporkan hasil perhitungan rata-rata jumlah anak per keluarga kepada pihak yang terkait, seperti pemerintah daerah, lembaga kesehatan, atau lembaga pembangunan.  7. Keterbatasan dan Interpretasi Lanjutan: Pertimbangkan keterbatasan data yang mungkin ada, seperti kesalahan pencatatan atau data yang tidak lengkap."
                },
                {
                    "id_metadata": "14",
                    "nama_metadata": "Teknik Pengumpulan",
                    "key_metadata": "teknik_pengumpulan",
                    "keterangan": "Teknik yang digunakan survei atau kompilasi data (pilih salah satu)",
                    "status": "1",
                    "timestamp": "2023-01-09 04:04:26",
                    "value": "Kompilasi Data"
                },
                {
                    "id_metadata": "15",
                    "nama_metadata": "Nomor Romantik",
                    "key_metadata": "nomor_romantik",
                    "keterangan": "Pengesahan BPS atas data yang diajukan di Aplikasi Romantik BPS",
                    "status": "1",
                    "timestamp": "2023-01-09 04:05:30",
                    "value": "K-23.3517.036"
                },
                {
                    "id_metadata": "16",
                    "nama_metadata": "Nomor SDSN",
                    "key_metadata": "nomor_sdsn",
                    "keterangan": "",
                    "status": "1",
                    "timestamp": "2023-07-07 16:07:57",
                    "value": "-"
                }
            ],
            "id_konfirmasi": "217",
            "timestamp": "2025-07-17 08:48:28",
            "nama_skpd": "Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA",
            "kode_referensi": "415.38",
            "nama_satuan": "Persen",
            "nama_periodik": "Tahunan",
            "nama_akses": "Data Terbuka",
            "status_konfirmasi": "1",
            "alasan": null,
            "konsep": " Indikator Rata-rata jumlah anak per keluarga adalah ukuran yang menggambarkan rata-rata jumlah anak yang dimiliki oleh setiap keluarga dalam suatu wilayah tertentu. Indikator ini memberikan gambaran tentang pola fertilitas, struktur keluarga, dan dinamika kependudukan.  1. Definisi Rata-rata jumlah anak per keluarga dihitung dengan membagi total jumlah anak dalam suatu wilayah dengan total jumlah keluarga di wilayah tersebut.  2. Rumus Perhitungan Rata-rata Jumlah Anak per Keluarga = Jumlah Total Anak Jumlah Total Keluarga Rata-rata Jumlah Anak per Keluarga=  Jumlah Total Keluarga Jumlah Total Anak ​   3. Tujuan Demografi: Mengukur tingkat fertilitas keluarga dan populasi di wilayah tertentu. Perencanaan Kebijakan: Membantu pemerintah dalam merancang kebijakan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga. Pembangunan Sosial: Mengidentifikasi tren ukuran keluarga yang relevan untuk program sosial dan ekonomi. 4. Faktor yang Mempengaruhi Budaya dan Nilai Sosial: Preferensi keluarga besar atau kecil. Kesejahteraan Ekonomi: Tingkat pendapatan keluarga memengaruhi keputusan memiliki anak. Akses pada Layanan Kesehatan: Ketersediaan kontrasepsi dan layanan kesehatan reproduksi. Pendidikan: Tingkat pendidikan, terutama perempuan, berkorelasi dengan jumlah anak yang dimiliki.",
            "metodologi": "Metodologi untuk menghitung rata-rata jumlah anak per keluarga biasanya melibatkan pengumpulan data mengenai jumlah anak di setiap keluarga dalam suatu populasi atau sampel. Berikut adalah langkah-langkah umum yang dapat diikuti untuk menghitung rata-rata jumlah anak per keluarga:  1. Pengumpulan Data:  Kumpulkan data dari keluarga-keluarga dalam populasi atau sampel yang akan dianalisis.  2. Penyusunan Data: Susun data yang telah dikumpulkan dalam bentuk yang terstruktur, seperti dalam tabel atau spreadsheet.  3. Perhitungan Rata-rata: Jumlahkan semua jumlah anak yang ada dalam data tersebut.  4. Analisis dan Interpretasi: Analisis hasil perhitungan rata-rata untuk mendapatkan pemahaman tentang kecenderungan rata-rata jumlah anak per keluarga dalam populasi atau sampel tersebut.  5. Pembandingan dengan Tujuan atau Standar: Jika ada tujuan atau standar yang ingin dicapai dalam hal rata-rata jumlah anak per keluarga, bandingkan hasil perhitungan dengan tujuan atau standar tersebut.  6. Pelaporan Hasil: Laporkan hasil perhitungan rata-rata jumlah anak per keluarga kepada pihak yang terkait, seperti pemerintah daerah, lembaga kesehatan, atau lembaga pembangunan.  7. Keterbatasan dan Interpretasi Lanjutan: Pertimbangkan keterbatasan data yang mungkin ada, seperti kesalahan pencatatan atau data yang tidak lengkap.",
            "teknik_pengumpulan": "Kompilasi Data",
            "nomor_romantik": "K-23.3517.036",
            "nomor_sdsn": "-",
            "urusan": [
                {
                    "id_ur_in": "1670",
                    "id_urusan": "8",
                    "nama_urusan": "Perlindungan Anak",
                    "keterangan": null
                },
                {
                    "id_ur_in": "1671",
                    "id_urusan": "14",
                    "nama_urusan": "Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana",
                    "keterangan": null
                }
            ],
            "keluaran": [
                {
                    "id_ur_in": "252",
                    "id_keluaran": "1",
                    "nama_keluaran": "IKD",
                    "keterangan": "Indeks K D"
                }
            ],
            "data": [
                {
                    "nama_tahun": "2021",
                    "id_data": "1671",
                    "id_indikator": "362",
                    "id_verifikasi": "1442",
                    "data_angka": "18406",
                    "data_file": null,
                    "timestamp": "2022-12-28 02:47:52",
                    "status_verifikasi": "1",
                    "keterangan": "",
                    "tahun": "2021",
                    "status_data": "final"
                },
                {
                    "nama_tahun": "2022",
                    "id_data": "4395",
                    "id_indikator": "362",
                    "id_verifikasi": "3780",
                    "data_angka": "13.2",
                    "data_file": "Satu_Data_Indonesia_DINAS_PPKBPPPA67.xlsx",
                    "timestamp": "2026-02-04 08:47:39",
                    "status_verifikasi": "1",
                    "keterangan": "",
                    "tahun": "2022",
                    "status_data": "final"
                },
                {
                    "nama_tahun": "2023",
                    "id_data": "9731",
                    "id_indikator": "362",
                    "id_verifikasi": "9049",
                    "data_angka": "29.93",
                    "data_file": "SATU_DATA_KB6.xlsx",
                    "timestamp": "2024-01-26 10:54:52",
                    "status_verifikasi": "1",
                    "keterangan": "",
                    "tahun": "2023",
                    "status_data": "final"
                },
                {
                    "nama_tahun": "2024",
                    "id_data": "13962",
                    "id_indikator": "362",
                    "id_verifikasi": "12421",
                    "data_angka": "29.93",
                    "data_file": "SATU_DATA_INDONESIA_TAHUN_2024_new5.xlsx",
                    "timestamp": "2025-01-24 13:35:33",
                    "status_verifikasi": "1",
                    "keterangan": "",
                    "tahun": "2024",
                    "status_data": "final"
                },
                {
                    "nama_tahun": "2025",
                    "id_data": "19593",
                    "id_indikator": "362",
                    "id_verifikasi": "18111",
                    "data_angka": "32",
                    "data_file": "",
                    "timestamp": "2026-02-04 08:47:39",
                    "status_verifikasi": "1",
                    "keterangan": "",
                    "tahun": "2025",
                    "status_data": "sementara"
                }
            ]
        },
        "sub_data": {
            "subs": [],
            "count": 0
        },
        "tahun": [
            {
                "id_tahun": "4",
                "nama_tahun": "2021",
                "keterangan": "",
                "status": "1",
                "input_lock": "1",
                "timestamp": "2023-11-03 10:56:01"
            },
            {
                "id_tahun": "5",
                "nama_tahun": "2022",
                "keterangan": "",
                "status": "1",
                "input_lock": "1",
                "timestamp": "2023-11-03 10:56:00"
            },
            {
                "id_tahun": "8",
                "nama_tahun": "2023",
                "keterangan": "Tahun 2023",
                "status": "1",
                "input_lock": "1",
                "timestamp": "2024-02-13 15:55:40"
            },
            {
                "id_tahun": "11",
                "nama_tahun": "2024",
                "keterangan": "Tahun 2024",
                "status": "1",
                "input_lock": "1",
                "timestamp": "2025-08-27 07:56:17"
            },
            {
                "id_tahun": "12",
                "nama_tahun": "2025",
                "keterangan": "",
                "status": "1",
                "input_lock": "1",
                "timestamp": "2025-11-27 11:56:09"
            }
        ]
    }
}