{
    "title": "Cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB",
    "props": {
        "ind_data": {
            "id_indikator": "370",
            "nama_indikator": "Cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB",
            "definisi_operasional": "Cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB",
            "level": "1",
            "id_main_indikator": null,
            "id_skpd": "29",
            "nama_keluaran": "IKD",
            "id_satuan": "6",
            "id_akses": "1",
            "id_periodik": "1",
            "metadata": [
                {
                    "id_metadata": "9",
                    "nama_metadata": "Konsep",
                    "key_metadata": "konsep",
                    "keterangan": "Ide yang mendasari data dan tujuan data tersebut diproduksi",
                    "status": "1",
                    "timestamp": "2022-12-13 08:54:10",
                    "value": "Bina Keluarga Balita (BKB) adalah salah satu program yang dijalankan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Indonesia.Berikut adalah konsep cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB:  1. Identifikasi Keluarga Balita: Pada tahap awal, keluarga dengan anak balita diidentifikasi dan didaftarkan sebagai peserta program BKB.  2. Pendampingan dan Pendidikan: Setelah keluarga terdaftar, para peserta program akan mendapatkan pendampingan dan pendidikan dari petugas atau fasilitator BKB. 3. Peningkatan Kesadaran Ber-KB: Selain fokus pada perawatan dan pendidikan anak balita, program BKB juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya perencanaan keluarga.  4. Pemilihan Metode KB: Melalui program BKB, keluarga diajak untuk memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka. 5. Pemantauan dan Evaluasi: Proses cakupan anggota BKB ber-KB dilakukan secara berkesinambungan.  6. Kemitraan dengan Pihak Terkait: BKB juga melibatkan kemitraan dengan pihak-pihak terkait seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, dan lembaga masyarakat. 7. Promosi Kesejahteraan Keluarga: Selain fokus pada aspek kesehatan dan perencanaan keluarga, program BKB juga berupaya meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan melalui berbagai pendekatan, seperti pelatihan keterampilan ekonomi bagi orang tua, advokasi hak-hak keluarga, dan pemberdayaan perempuan.  "
                },
                {
                    "id_metadata": "13",
                    "nama_metadata": "Metodologi",
                    "key_metadata": "metodologi",
                    "keterangan": "Tahapan dalam pengumpulan data dan rumus\/formula yang digunakan dalam perhitungan",
                    "status": "1",
                    "timestamp": "2023-01-09 04:03:12",
                    "value": "Metodologi cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB (Bina Keluarga Balita berencana) adalah suatu pendekatan atau strategi yang digunakan untuk memastikan bahwa program BKB ber-KB mencapai dan memberikan manfaat kepada sebanyak mungkin keluarga balita dalam rangka mendorong perencanaan keluarga. Berikut adalah beberapa langkah yang umumnya dilakukan dalam metodologi cakupan anggota BKB ber-KB:  1. Identifikasi Target Keluarga Balita: Identifikasi dan pemilihan keluarga balita yang memenuhi kriteria untuk bergabung dalam program BKB ber-KB. 2. Sosialisasi dan Pendidikan: Tim BKB ber-KB melakukan sosialisasi dan pendidikan kepada keluarga balita tentang manfaat perencanaan keluarga, metode kontrasepsi yang tersedia, pentingnya mengontrol jumlah anak, serta dampak positifnya terhadap kesejahteraan keluarga dan anak.  3. Pendekatan Terpadu: Metodologi cakupan BKB ber-KB umumnya melibatkan pendekatan terpadu dengan sejumlah bidang, seperti kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. 4. Kunjungan Rumah: Tim BKB ber-KB melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah anggota target untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang program.  5. Pemantauan dan Evaluasi: Melakukan pemantauan secara berkala terhadap kemajuan anggota keluarga yang mengikuti program BKB ber-KB. 6. Kemitraan dan Kolaborasi: Bekerjasama dengan berbagai lembaga dan organisasi terkait, seperti pusat kesehatan, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat, untuk memperluas jangkauan program BKB ber-KB dan memaksimalkan manfaatnya."
                },
                {
                    "id_metadata": "14",
                    "nama_metadata": "Teknik Pengumpulan",
                    "key_metadata": "teknik_pengumpulan",
                    "keterangan": "Teknik yang digunakan survei atau kompilasi data (pilih salah satu)",
                    "status": "1",
                    "timestamp": "2023-01-09 04:04:26",
                    "value": "Kompilasi Data"
                },
                {
                    "id_metadata": "15",
                    "nama_metadata": "Nomor Romantik",
                    "key_metadata": "nomor_romantik",
                    "keterangan": "Pengesahan BPS atas data yang diajukan di Aplikasi Romantik BPS",
                    "status": "1",
                    "timestamp": "2023-01-09 04:05:30",
                    "value": "K-23.3517.036"
                },
                {
                    "id_metadata": "16",
                    "nama_metadata": "Nomor SDSN",
                    "key_metadata": "nomor_sdsn",
                    "keterangan": "",
                    "status": "1",
                    "timestamp": "2023-07-07 16:07:57",
                    "value": "-"
                }
            ],
            "id_konfirmasi": "225",
            "timestamp": "2025-07-17 08:49:40",
            "nama_skpd": "Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA",
            "kode_referensi": "415.38",
            "nama_satuan": "Persen",
            "nama_periodik": "Tahunan",
            "nama_akses": "Data Terbuka",
            "status_konfirmasi": "1",
            "alasan": null,
            "konsep": "Bina Keluarga Balita (BKB) adalah salah satu program yang dijalankan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Indonesia.Berikut adalah konsep cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB:  1. Identifikasi Keluarga Balita: Pada tahap awal, keluarga dengan anak balita diidentifikasi dan didaftarkan sebagai peserta program BKB.  2. Pendampingan dan Pendidikan: Setelah keluarga terdaftar, para peserta program akan mendapatkan pendampingan dan pendidikan dari petugas atau fasilitator BKB. 3. Peningkatan Kesadaran Ber-KB: Selain fokus pada perawatan dan pendidikan anak balita, program BKB juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya perencanaan keluarga.  4. Pemilihan Metode KB: Melalui program BKB, keluarga diajak untuk memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka. 5. Pemantauan dan Evaluasi: Proses cakupan anggota BKB ber-KB dilakukan secara berkesinambungan.  6. Kemitraan dengan Pihak Terkait: BKB juga melibatkan kemitraan dengan pihak-pihak terkait seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, dan lembaga masyarakat. 7. Promosi Kesejahteraan Keluarga: Selain fokus pada aspek kesehatan dan perencanaan keluarga, program BKB juga berupaya meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan melalui berbagai pendekatan, seperti pelatihan keterampilan ekonomi bagi orang tua, advokasi hak-hak keluarga, dan pemberdayaan perempuan.  ",
            "metodologi": "Metodologi cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB (Bina Keluarga Balita berencana) adalah suatu pendekatan atau strategi yang digunakan untuk memastikan bahwa program BKB ber-KB mencapai dan memberikan manfaat kepada sebanyak mungkin keluarga balita dalam rangka mendorong perencanaan keluarga. Berikut adalah beberapa langkah yang umumnya dilakukan dalam metodologi cakupan anggota BKB ber-KB:  1. Identifikasi Target Keluarga Balita: Identifikasi dan pemilihan keluarga balita yang memenuhi kriteria untuk bergabung dalam program BKB ber-KB. 2. Sosialisasi dan Pendidikan: Tim BKB ber-KB melakukan sosialisasi dan pendidikan kepada keluarga balita tentang manfaat perencanaan keluarga, metode kontrasepsi yang tersedia, pentingnya mengontrol jumlah anak, serta dampak positifnya terhadap kesejahteraan keluarga dan anak.  3. Pendekatan Terpadu: Metodologi cakupan BKB ber-KB umumnya melibatkan pendekatan terpadu dengan sejumlah bidang, seperti kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. 4. Kunjungan Rumah: Tim BKB ber-KB melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah anggota target untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang program.  5. Pemantauan dan Evaluasi: Melakukan pemantauan secara berkala terhadap kemajuan anggota keluarga yang mengikuti program BKB ber-KB. 6. Kemitraan dan Kolaborasi: Bekerjasama dengan berbagai lembaga dan organisasi terkait, seperti pusat kesehatan, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat, untuk memperluas jangkauan program BKB ber-KB dan memaksimalkan manfaatnya.",
            "teknik_pengumpulan": "Kompilasi Data",
            "nomor_romantik": "K-23.3517.036",
            "nomor_sdsn": "-",
            "urusan": [
                {
                    "id_ur_in": "1699",
                    "id_urusan": "14",
                    "nama_urusan": "Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana",
                    "keterangan": null
                }
            ],
            "keluaran": [
                {
                    "id_ur_in": "271",
                    "id_keluaran": "1",
                    "nama_keluaran": "IKD",
                    "keterangan": "Indeks K D"
                }
            ],
            "data": [
                {
                    "nama_tahun": "2021",
                    "id_data": "1567",
                    "id_indikator": "370",
                    "id_verifikasi": "1346",
                    "data_angka": "78.53",
                    "data_file": null,
                    "timestamp": "2022-12-28 02:29:56",
                    "status_verifikasi": "1",
                    "keterangan": "",
                    "tahun": "2021",
                    "status_data": "final"
                },
                {
                    "nama_tahun": "2022",
                    "id_data": "4116",
                    "id_indikator": "370",
                    "id_verifikasi": "3993",
                    "data_angka": "90.97",
                    "data_file": "Satu_Data_Indonesia_DINAS_PPKBPPPA24.xlsx",
                    "timestamp": "2026-02-04 08:47:39",
                    "status_verifikasi": "1",
                    "keterangan": "",
                    "tahun": "2022",
                    "status_data": "final"
                },
                {
                    "nama_tahun": "2023",
                    "id_data": "9766",
                    "id_indikator": "370",
                    "id_verifikasi": "9037",
                    "data_angka": "100",
                    "data_file": "SATU_DATA_KS.xlsx",
                    "timestamp": "2024-01-26 13:44:26",
                    "status_verifikasi": "1",
                    "keterangan": "",
                    "tahun": "2023",
                    "status_data": "final"
                },
                {
                    "nama_tahun": "2024",
                    "id_data": "11214",
                    "id_indikator": "370",
                    "id_verifikasi": "11526",
                    "data_angka": "100",
                    "data_file": "SE_BKB_HIU.pdf",
                    "timestamp": "2024-09-26 11:06:41",
                    "status_verifikasi": "1",
                    "keterangan": "",
                    "tahun": "2024",
                    "status_data": "final"
                },
                {
                    "nama_tahun": "2025",
                    "id_data": "18131",
                    "id_indikator": "370",
                    "id_verifikasi": "16777",
                    "data_angka": "100",
                    "data_file": "",
                    "timestamp": "2026-01-22 01:32:44",
                    "status_verifikasi": "1",
                    "keterangan": "",
                    "tahun": "2025",
                    "status_data": "final"
                }
            ]
        },
        "sub_data": {
            "subs": [],
            "count": 0
        },
        "tahun": [
            {
                "id_tahun": "4",
                "nama_tahun": "2021",
                "keterangan": "",
                "status": "1",
                "input_lock": "1",
                "timestamp": "2023-11-03 10:56:01"
            },
            {
                "id_tahun": "5",
                "nama_tahun": "2022",
                "keterangan": "",
                "status": "1",
                "input_lock": "1",
                "timestamp": "2023-11-03 10:56:00"
            },
            {
                "id_tahun": "8",
                "nama_tahun": "2023",
                "keterangan": "Tahun 2023",
                "status": "1",
                "input_lock": "1",
                "timestamp": "2024-02-13 15:55:40"
            },
            {
                "id_tahun": "11",
                "nama_tahun": "2024",
                "keterangan": "Tahun 2024",
                "status": "1",
                "input_lock": "1",
                "timestamp": "2025-08-27 07:56:17"
            },
            {
                "id_tahun": "12",
                "nama_tahun": "2025",
                "keterangan": "",
                "status": "1",
                "input_lock": "1",
                "timestamp": "2025-11-27 11:56:09"
            }
        ]
    }
}