Jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga
| # | Nama Indikator | Tahun | Satuan | Sumber Data | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 2021 | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 | ||||
| 1. | Jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga |
103 |
4 |
21 |
23 |
36 |
Kasus | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA |
| Isi | Deskripsi |
|---|---|
| Kode | 415.38.345 |
| Nama | Jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga |
| Definisi | Kasus kekerasan dalam rumah tangga diukur berdasarkan tindakan fisik, psikologis, atau seksual yang dilakukan oleh satu anggota rumah tangga terhadap anggota rumah tangga lainnya, dengan maksud untuk mendominasi, mengendalikan, atau menyakiti secara emosional atau fisik. |
| Produsen Data | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA |
| Satuan | Kasus |
| Urusan | Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak |
| Konsep | Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merujuk kepada berbagai jenis perilaku agresif, fisik, emosional, seksual, atau ekonomi yang dilakukan oleh salah satu anggota rumah tangga terhadap anggota lainnya. KDRT bisa mengambil bentuk-bentuk berikut: 1. Kekerasan Fisik: Ini melibatkan penggunaan kekerasan fisik seperti pukulan, tendangan, cakaran, atau penggunaan benda tumpul untuk melukai anggota keluarga lainnya. 2. Kekerasan Emosional/Psikologis: melibatkan penyalahgunaan verbal atau emosional seperti ancaman, ejekan, intimidasi, penghinaan, atau isolasi. 3. Kekerasan Seksual: termasuk segala tindakan seksual yang dilakukan tanpa persetujuan oleh salah satu pihak. 4. Kekerasan Ekonomi: terjadi ketika seseorang mengontrol keuangan atau sumber daya ekonomi korban, seringkali untuk menjaga kekuasaan dan kontrol atas mereka. 5. Kekerasan Psikologis: melibatkan manipulasi, pengendalian, atau tekanan emosional yang berkelanjutan untuk mengendalikan korban. 6. Kekerasan Anak: KDRT juga bisa terjadi terhadap anak-anak di dalam rumah tangga. |
| Metodologi | Metodologi dalam menangani kasus kekerasan dalam rumah tangga merupakan pendekatan sistematis yang digunakan oleh berbagai lembaga dan organisasi untuk mengidentifikasi, mencegah, menangani, dan mengatasi kasus kekerasan dalam lingkup rumah tangga. Berikut langkah-langkah umum dalam metodologi penanganan kasus kekerasan dalam rumah tangga: 1. Pengenalan dan Kesadaran: Mengedukasi masyarakat tentang apa yang dianggap sebagai kekerasan dalam rumah tangga, termasuk berbagai bentuknya seperti fisik, psikologis, seksual, dan ekonomi. 2. Pencegahan: Membangun program-program pencegahan yang bertujuan mengubah sikap dan perilaku, serta menghentikan siklus kekerasan sebelum terjadi. 3. Pengumpulan Data dan Penilaian: Mengumpulkan data secara sistematis untuk mengidentifikasi kasus kekerasan, mengukur dampaknya, dan merancang respons yang sesuai. 4. Pelaporan dan Respons: Mendorong korban, saksi, dan anggota masyarakat lainnya untuk melapor jika ada kekerasan yang terjadi. 5. Perlindungan dan Dukungan Korban: Memberikan perlindungan fisik, psikologis, dan sosial kepada korban kekerasan. 6. Intervensi terhadap Pelaku: Melibatkan pelaku kekerasan dalam program rehabilitasi dan perubahan perilaku untuk mencegah mereka melakukan tindakan serupa di masa depan. 7. Kerja Sama Lintas Sektor: Membangun kerja sama antara berbagai lembaga, untuk menyediakan respons yang terintegrasi dan holistik terhadap kasus kekerasan. 8. Pendidikan dan Pelatihan: Melatih para profesional seperti tenaga medis, tenaga sosial, konselor, dan pihak berwenang dalam mengidentifikasi, menangani, dan memberikan dukungan terhadap korban kekerasan. 9. Advokasi dan Kampanye: Melakukan kampanye yang lebih luas untuk mengubah norma sosial yang mendukung kekerasan, mendorong perubahan kebijakan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mencegah dan mengatasi kekerasan dalam rumah tangga. 10. Evaluasi dan Perbaikan: Melakukan evaluasi terhadap efektivitas langkah-langkah yang diambil, menilai dampaknya terhadap masyarakat, dan melakukan perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan respons terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga. |
| Teknik Pengumpulan | kompilasi data |
| Nomor Romantik | K-23.3517.036 |
| Nomor SDSN | - |
API Link