Total Fertility Rate (TFR)
| # | Nama Indikator | Tahun | Satuan | Sumber Data | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 2021 | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 | ||||
| 1. | Total Fertility Rate (TFR) |
2,06 |
2,10 |
2,26 |
2,26 |
2,07 |
Persen | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA |
| Isi | Deskripsi |
|---|---|
| Kode | 415.38.358 |
| Nama | Total Fertility Rate (TFR) |
| Definisi | Kelahiran Hidup Angka yang menggambarkan rata-rata jumlah anak yang dilahirkan seorang perempuan selama masa usia suburnya. |
| Produsen Data | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA |
| Satuan | Persen |
| Urusan | Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana |
| Konsep | Total Fertility Rate (TFR) adalah salah satu indikator yang digunakan dalam demografi untuk mengukur jumlah rata-rata anak yang akan dilahirkan oleh seorang wanita selama usia reproduktifnya. TFR sering digunakan untuk menganalisis tren pertumbuhan populasi dan potensi perubahan dalam struktur demografi suatu negara atau wilayah. TFR diukur dalam jumlah rata-rata anak per wanita dalam kelompok usia reproduktif (biasanya antara 15-49 tahun). Konsep TFR melibatkan asumsi bahwa seorang wanita akan mengikuti pola fertilitas yang teramati pada saat pengukuran dan akan hidup sepanjang usia reproduktifnya. Beberapa poin penting tentang Total Fertility Rate (TFR): 1. TFR dan Kebijakan Keluarga Berencana: TFR sering digunakan oleh pemerintah dan organisasi untuk mengukur efektivitas kebijakan keluarga berencana dan upaya pengendalian pertumbuhan populasi. 2. TFR dan Struktur Demografi: TFR juga membantu dalam memahami struktur demografi suatu populasi. 3. Pengaruh Faktor-faktor Sosial dan Ekonomi: TFR dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingkat pendidikan wanita, akses terhadap layanan kesehatan reproduksi, status sosial ekonomi, budaya, agama, dan kebijakan pemerintah terkait keluarga berencana. 4. Dampak pada Pertumbuhan Populasi: TFR yang tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan populasi yang cepat, sementara TFR yang rendah dapat menyebabkan pertumbuhan populasi yang lambat bahkan menurun. 5. Perubahan dalam Waktu: TFR tidak statis; itu dapat berubah seiring waktu karena perubahan dalam norma sosial, ekonomi, dan faktor-faktor lainnya. |
| Metodologi | Metodologi Tingkat Fertilitas Total (TFR) adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mengukur rata-rata jumlah anak yang akan dilahirkan oleh seorang perempuan dalam rentang usia produktifnya, berdasarkan tingkat kelahiran pada setiap rentang usia tersebut. Metode ini memberikan gambaran tentang pola reproduksi dalam suatu populasi dan dapat memberikan indikasi tentang potensi pertumbuhan populasi di masa depan. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam menghitung TFR: 1. Pemilihan Rentang Usia: TFR biasanya dihitung dalam rentang usia reproduksi, misalnya 15-49 tahun. 2. Pengumpulan Data: Data tentang tingkat kelahiran pada setiap rentang usia dikumpulkan dari sumber seperti sensus penduduk, survei demografi, atau data vital (akta kelahiran). 3. Perhitungan Tingkat Kelahiran Spesifik Usia (ASFR): ASFR dihitung dengan membagi jumlah kelahiran pada setiap rentang usia oleh jumlah perempuan dalam rentang usia tersebut. 4. Perhitungan TFR: TFR dihitung dengan menjumlahkan ASFR dari seluruh rentang usia reproduksi dan mengalikannya dengan interval kelahiran yang tepat (biasanya 5 tahun). 5. Interpretasi: TFR adalah angka rata-rata jumlah anak per perempuan selama rentang usia reproduksi jika tingkat kelahiran pada setiap kelompok usia tetap konstan. 6. Analisis: Hasil TFR digunakan untuk mengidentifikasi tren kelahiran, pola reproduksi, dan implikasi potensialnya terhadap pertumbuhan dan struktur populasi di masa depan. |
| Teknik Pengumpulan | Kompilasi Data |
| Nomor Romantik | K-23.3517.036 |
| Nomor SDSN | 10410005 |
API Link