Angka kelahiran remaja (perempuan usia 15-19) per 1.000 perempuan usia 15-19 tahun (ASFR 15-19)
| # | Nama Indikator | Tahun | Satuan | Sumber Data | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 2021 | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 | ||||
| 1. | Angka kelahiran remaja (perempuan usia 15-19) per 1.000 perempuan usia 15-19 tahun (ASFR 15-19) |
n/a |
24,10 |
24,10 |
15 |
|
Persen | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA |
| Isi | Deskripsi |
|---|---|
| Kode | 415.38.365 |
| Nama | Angka kelahiran remaja (perempuan usia 15-19) per 1.000 perempuan usia 15-19 tahun (ASFR 15-19) |
| Definisi | jumlah kelahiran yang terjadi pada kelompok usia remaja perempuan (15-19 tahun) dalam suatu populasi tertentu, dalam jangka waktu tertentu (biasanya per tahun), dan dinyatakan dalam bentuk angka kelahiran per 1.000 perempuan usia 15-19 tahun. Angka ini memberikan gambaran tentang tingkat kelahiran di kalangan remaja dan dapat digunakan untuk mengukur sejauh mana kelompok usia ini terlibat dalam kehamilan dan kelahiran pada tingkat nasional atau regional. |
| Produsen Data | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA |
| Satuan | Persen |
| Urusan | Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana |
| Konsep | Angka Kelahiran Remaja (Teenage Birth Rate) adalah ukuran yang menghitung jumlah kelahiran yang terjadi pada perempuan usia 15-19 tahun per 1.000 perempuan usia 15-19 tahun dalam satu tahun tertentu. Di bawah ini adalah konsep dari Angka Kelahiran Remaja (ASFR 15-19): Konsep Angka Kelahiran Remaja (ASFR 15-19): - Definisi: Angka Kelahiran Remaja digunakan untuk mengukur tingkat kehamilan remaja dalam suatu populasi dan untuk menganalisis perubahan tren kelahiran remaja dari waktu ke waktu. Angka ini juga dapat membantu dalam merencanakan dan mengimplementasikan program kesehatan reproduksi yang sesuai dengan kebutuhan kelompok usia remaja. - Tujuan: Tujuan dari pengukuran Angka Kelahiran Remaja adalah untuk memahami tingkat dan tren kelahiran remaja dalam populasi dan mengidentifikasi langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengurangi kehamilan remaja yang tidak diinginkan dan menyediakan dukungan kesehatan reproduksi yang adekuat bagi remaja. Dengan memahami dan menggunakan konsep Angka Kelahiran Remaja (ASFR 15-19), pemerintah dan lembaga terkait dapat mengambil langkah-langkah yang sesuai untuk mendukung kesehatan reproduksi dan perkembangan remaja dalam masyarakat. |
| Metodologi | Metodologi Angka Kelahiran Remaja (perempuan usia 15-19) per 1.000 perempuan usia 15-19 tahun (ASFR 15-19) melibatkan penghitungan jumlah kelahiran yang terjadi pada kelompok usia remaja perempuan (15-19 tahun) dalam periode tertentu. Berikut adalah langkah-langkah dalam menghitung Angka Kelahiran Remaja (ASFR 15-19): 1. Pengumpulan Data: - Kumpulkan data mengenai jumlah kelahiran yang terjadi pada kelompok usia remaja perempuan (15-19 tahun) dalam periode yang ditentukan. 2. Pengumpulan Data Populasi: - Kumpulkan data mengenai jumlah perempuan dalam kelompok usia 15-19 tahun pada waktu yang sama dengan periode penghitungan kelahiran. 3. Perhitungan Angka Kelahiran Remaja (ASFR 15-19): - Hitung total jumlah kelahiran yang terjadi pada kelompok usia remaja perempuan (15-19 tahun) dalam periode yang ditentukan. 4. Analisis dan Interpretasi: - Analisis hasil perhitungan untuk mendapatkan pemahaman tentang tingkat kelahiran pada kelompok usia remaja perempuan (15-19 tahun). 5. Pembandingan dengan Target atau Standar: - Bandingkan hasil perhitungan dengan target atau standar yang telah ditetapkan dalam program kesehatan reproduksi atau pembangunan remaja. 6. Pelaporan Hasil: - Laporkan hasil perhitungan ASFR 15-19 kepada pihak yang terkait. 7. Keterbatasan dan Analisis Lanjutan: - Pertimbangkan keterbatasan data, seperti ketidakakuratan pencatatan kelahiran atau data populasi |
| Teknik Pengumpulan | Kompilasi Data |
| Nomor Romantik | K-23.3517.036 |
| Nomor SDSN | 10410003 |
API Link