Cakupan ketersediaan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi untuk memenuhi permintaan masyarakat - Satu Data Jombang

Cakupan ketersediaan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi untuk memenuhi permintaan masyarakat

Sangat Sementara
Sementara
Final
# Nama Indikator Tahun Satuan Sumber Data
2021 2022 2023 2024 2025
1. Cakupan ketersediaan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi untuk memenuhi permintaan masyarakat
70

100

100

100

100
Persen Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA
Isi Deskripsi
Kode 415.38.378
Nama Cakupan ketersediaan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi untuk memenuhi permintaan masyarakat
Definisi Cakupan ketersediaan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi untuk memenuhi permintaan masyarakat
Produsen Data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA
Satuan Persen
Urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana
Konsep Indikator Cakupan Ketersediaan dan Distribusi Alat dan Obat Kontrasepsi untuk Memenuhi Permintaan Masyarakat adalah ukuran yang digunakan untuk mengevaluasi sejauh mana alat dan obat kontrasepsi tersedia dan terdistribusi secara merata agar dapat memenuhi kebutuhan pasangan usia subur (PUS) atau masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program keluarga berencana (KB). Indikator ini penting untuk menilai sejauh mana sistem distribusi dan ketersediaan alat kontrasepsi dapat memenuhi permintaan dan kebutuhan masyarakat secara efektif. 1. Definisi Indikator ini mengukur ketersediaan berbagai jenis alat dan obat kontrasepsi (seperti pil KB, suntikan, IUD, kondom, implant, dan sebagainya) di fasilitas kesehatan atau melalui saluran distribusi lain yang dapat diakses oleh masyarakat. Cakupan ini mencakup jumlah dan keberagaman metode kontrasepsi yang tersedia di berbagai lokasi, serta seberapa merata distribusinya agar dapat memenuhi permintaan dari masyarakat. 2. Rumus Perhitungan Untuk menghitung cakupan ketersediaan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi, dapat digunakan beberapa metode, tergantung pada data yang tersedia. Salah satu cara untuk menghitungnya adalah dengan membandingkan jumlah alat kontrasepsi yang tersedia dengan jumlah permintaan atau kebutuhan masyarakat. Cakupan Ketersediaan dan Distribusi = ( Jumlah Alat/Obat Kontrasepsi yang Tersedia Jumlah Permintaan/Kebutuhan Masyarakat ) × 100
Metodologi Metodologi Cakupan Ketersediaan dan Distribusi Alat dan Obat Kontrasepsi untuk Memenuhi Permintaan Masyarakat bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi seberapa baik alat dan obat kontrasepsi tersedia dan terdistribusi di masyarakat untuk memenuhi permintaan yang ada. Metodologi ini melibatkan langkah-langkah pengumpulan data, analisis, dan evaluasi untuk memastikan bahwa fasilitas kesehatan dapat memenuhi kebutuhan kontrasepsi dari pasangan usia subur (PUS). Berikut adalah tahapan metodologi yang dapat digunakan: 1. Penentuan Populasi dan Sampel Populasi: Semua fasilitas pelayanan kesehatan (puskesmas, rumah sakit, klinik, apotek, dll.) yang menyediakan alat dan obat kontrasepsi di wilayah yang dianalisis. Sampel: Jika jumlah fasilitas terlalu besar, dapat dipilih sampel representatif yang mencakup fasilitas di wilayah perkotaan dan pedesaan. Pilihan sampel juga bisa berdasarkan ketersediaan alat kontrasepsi yang tersedia di masing-masing fasilitas. 2. Pengumpulan Data Data yang diperlukan untuk analisis cakupan ketersediaan dan distribusi alat kontrasepsi terdiri dari: a. Data Ketersediaan Alat dan Obat Kontrasepsi: Jumlah Alat/Obat Kontrasepsi yang Tersedia: Mengumpulkan data mengenai jumlah berbagai jenis alat kontrasepsi (seperti pil, suntikan, IUD, kondom, implan, dll.) yang tersedia di setiap fasilitas kesehatan, baik yang disediakan oleh pemerintah maupun sektor swasta. Ketersediaan per Jenis Kontrasepsi: Memastikan bahwa berbagai jenis alat kontrasepsi tersedia untuk memenuhi preferensi metode yang berbeda bagi pasangan usia subur. b. Data Permintaan Masyarakat: Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS): Menghitung atau memperoleh data jumlah PUS yang berpotensi memerlukan alat kontrasepsi, baik berdasarkan data sensus, proyeksi demografi, atau laporan dari program keluarga berencana. Data Permintaan: Mencatat permintaan alat kontrasepsi di fasilitas kesehatan, seperti berapa banyak permintaan yang diterima untuk masing-masing jenis alat kontrasepsi. c. Data Distribusi Alat Kontrasepsi: Lokasi Distribusi: Menilai sebaran distribusi alat kontrasepsi dari pusat ke daerah-daerah, apakah alat kontrasepsi tersebut dapat diakses oleh masyarakat di wilayah yang lebih terpencil atau kurang terlayani. Frekuensi dan Ketepatan Waktu Pengiriman: Memastikan bahwa distribusi dilakukan tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan, agar tidak ada kekurangan pasokan di fasilitas kesehatan.
Teknik Pengumpulan kompilasi data
Nomor Romantik -
Nomor SDSN -
API Link
Buka
AI Customer Care