Rata-rata usia kawin pertama wanita
| # | Nama Indikator | Tahun | Satuan | Sumber Data | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 2021 | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 | ||||
| 1. | Rata-rata usia kawin pertama wanita |
10.584 |
21,10 |
16,27 |
16,35 |
21,30 |
Persen | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA |
| Isi | Deskripsi |
|---|---|
| Kode | 415.38.381 |
| Nama | Rata-rata usia kawin pertama wanita |
| Definisi | Rata-rata usia kawin pertama wanita |
| Produsen Data | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan PPPA |
| Satuan | Persen |
| Urusan | Pemberdayaan Perempuan |
| Konsep | Indikator Rata-rata Usia Kawin Pertama Wanita adalah ukuran yang digunakan untuk menilai usia rata-rata ketika seorang wanita pertama kali menikah. Indikator ini memberikan gambaran mengenai tren pernikahan di suatu masyarakat dan berfungsi sebagai parameter untuk melihat pola kehidupan sosial, ekonomi, dan kesehatan perempuan. 1. Definisi Indikator ini mengukur usia rata-rata wanita pada saat pernikahan pertama mereka. Pengukuran ini umumnya mencakup wanita yang telah menikah dan merupakan pernikahan pertama mereka, baik di wilayah tertentu, seperti provinsi atau negara, atau di antara kelompok usia tertentu. 2. Tujuan Indikator Indikator ini digunakan untuk: Menilai tren pernikahan pada perempuan di suatu wilayah atau kelompok. Mengidentifikasi apakah ada perubahan dalam pola pernikahan, misalnya, apakah wanita lebih cenderung menikah lebih muda atau lebih tua. Menilai pengaruh kebijakan terkait usia perkawinan, seperti kebijakan tentang batas usia minimum untuk menikah. 3. Komponen Utama Indikator Usia Wanita: Umur wanita pada saat menikah pertama kali. Usia ini dihitung dalam tahun. Jumlah Responden: Menyusun data dari jumlah wanita yang telah menikah pertama kali dalam periode yang diukur, baik dalam sensus atau survei. |
| Metodologi | Metodologi Rata-rata Usia Kawin Pertama Wanita digunakan untuk mengukur usia rata-rata wanita ketika mereka menikah untuk pertama kalinya. Metodologi ini melibatkan langkah-langkah pengumpulan data, analisis, dan interpretasi untuk menghasilkan angka yang akurat mengenai usia pernikahan pertama wanita di suatu wilayah atau populasi. 1. Penentuan Populasi dan Sampel Populasi: Wanita yang sudah menikah dan ini adalah pernikahan pertama mereka. Biasanya, data yang digunakan mencakup wanita yang telah menikah dalam rentang waktu tertentu (misalnya, 5 tahun terakhir) atau pada usia tertentu. Sampel: Jika tidak memungkinkan untuk melakukan pengumpulan data pada seluruh populasi, maka dilakukan sampling. Sampel bisa bersifat acak atau berdasarkan kelompok tertentu (misalnya, berdasarkan usia, wilayah, atau tingkat pendidikan). Pengambilan sampel yang representatif akan memberikan gambaran yang akurat dari populasi yang lebih luas. 2. Pengumpulan Data Pengumpulan data adalah langkah pertama dalam menghitung rata-rata usia kawin pertama wanita. Berikut adalah beberapa metode pengumpulan data yang dapat digunakan: Survei atau Kuesioner: Menyebarkan kuesioner kepada wanita yang sudah menikah untuk pertama kalinya, dengan pertanyaan yang mencakup usia mereka saat pertama kali menikah. Kuesioner dapat dilakukan secara langsung, melalui telepon, atau secara online. Sensus Penduduk: Dalam sensus yang diadakan oleh badan statistik negara, dapat ada pertanyaan mengenai usia pertama kali menikah. Data ini sering digunakan untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas dan dapat diakses oleh pemerintah atau lembaga lain. Pencatatan Administrasi Perkawinan: Beberapa negara atau daerah memiliki catatan administrasi mengenai pernikahan. Data ini bisa digunakan untuk mengetahui usia kawin pertama secara langsung dari catatan perkawinan. |
| Teknik Pengumpulan | kompilasi data |
| Nomor Romantik | K-23.3517.036 |
| Nomor SDSN | - |
API Link